You are currently browsing the daily archive for Mei 20th, 2008.
“Koq di borong?” tanyaku ma Sulton;
tentunya dijawab dengan senyum olehnya, dan tawa dua orang temanku abul dan fauzan juga Bapaknya sulton;
sudah 10 hari sulton di Rumah Sakit, and (parahnya) baru hari ini aku sempat menengoknya;
males? Insya4wi sama sekali enggak;
gak bisa? sebenernya sih bisa;
sibuk? bukan alasan, walaupun iya;
so, sory begete yo;
tapi aku salut, melihat senyummu itu lho, walaupun dalam keadaan kayak gitu; kamu bilang, jenuh, bosen, suntuk, kayak burung terpenjara di sangkar; semoga besok kamu dah boleh pulang;
nah abul ma fauzan neh yang lucu:
abul: moso gak bisa cari jalan ke masjid?
fauzan: gak berani keluar lift di lantai 4 & 5 gedung “permata hati”;
ceritanya kami pingin liat bayi-bayi yang ada di inkubator; dari lantai 2, kami masuk lift, dan suer, tombol angka tiga ku tekan, tapi? lift tak berhenti di lantai 3; bablas lantai4, and pas kebuka: what? guelap man! dalam gerak lambat dan hati-hati, aku ma abul ngelongok (bahasa apa ne?) lorong gelap itu sementara fauzan tetap di tempatnya, belum juga semua tubuh kami keluar dari lift; “brek” (emang bunyinya gini?) pintu lift mau nutup lagi; jadi weh, aku ma abul loncat and teriak masuk ke lift lagi; dan fauzan ketawa dengan ekspresi ketakutan (gimana ya ekspresinya? gitu dech); penasaran, kupencet juga tombol angka 5,so, kami naik ke lantai 5; and: adegan tadi terulang lagi, coz lorongnya juga gelap, lebih gelap dari lantai4; abul sempat mau di dorong and ditinggalin di lantai5, but dia berontak;
mbul;;;; mbul;;; “Pake sandal koq cuma satu?”
padahal sandalnya ku umpetin, hehe9x
cepet sembuh ya ton;;;

Benda langit itu, ada matahari, bulan, planet, bintang; bintang dan matahari sama, hanya karena jarak bintang terdekat adalah matahari dan menghidupi tatasurya, termasuk planet bumi, matahari sering dibedakan penyebutannya dengan bintang; kesamaan keduanya adalah, dua-duanya bersinar dan menyinari alam raya; matahari menyinari bumi, sehingga pada siang hari di bagian belahan bumi, matahari banyak memberi kehidupan; dimalam hari, bagian belahan bumi mendapatkan keindahan dari banyaknya bintang yang bertaburan di langit; ada juga yang disebut bintang mati, ada juga blackhole/ lubang hitam; lubang hitam menjadi menarik karena dia menyerap apapun yang dekat dengannya, bahkan cahayanya sendiripun diserapnya, sehingga diluar dirinya bahkan tidak mendapatkan cahaya sedikitpun darinya;
manusia di bumi ibaratkan benda langit, ada yang seperti planet, bulan, matahari, bintang, lubang hitam, dengan kesesuaian kondisinya masing-masing;
Ustadz Fadli Reza Nur menyampaikan kata-kata bijak dari Syekh Abdul Qadir Jaelani, tentang Ulama Besar; Seperti pohon kurma,:
