You are currently browsing the category archive for the 'liver' category.

1, 2 , 3, 4, 5, 6,,, maafin ya,,, selama ini sering bikin salah, sering bikin sebel,,, makasih nasehatnya,,, 77, 78, 79, 80, 81,,, ngomong dong, kasih nasihat / pesan, atau apa,,, 271, 272, 273,,, jangan cerai-in ya,,, nikah lagi aja,,, 363,364, 365; moga dinda jadi ratu bidadari surga, trus aa jadi rajanya; bersama kita sudah sempurna mengelilingi matahari, dengan menumpang bumi, diantar penggalan waktu, menyatukan jiwa dalam dua tubuh kita. 365 kali siang berganti malam, malam menjadi siang, dirimu menjadi malam untuk siangku, terkadang malamku yang menyelimuti siangmu, senyum, tawa, canda, air mata kita suguhkan pada setiap gugusan bintang yang kita hadapi; senja dan mentari silih berganti menawarkan kehangatan dan kesejukan dalam dingin dan panasnya penyatuan jiwa-jiwa dalam tubuh yang terpisah; saat mata kita tak bisa menyaksikan masing-masing diri kita sendiri, setiap kita lebih dari sekedar menjadi cermin untuk yang lain, menunjukkan noda yang melekat, kemudian dengan kelembutan dalam sebuah lekukan di wajah, kita saling membelai; kita bisa, sudah dan semoga tetap selalu mengaitkan jemari kita, bahkan tak sekedar itu, kita perlu terus belajar untuk meresonansikan dua garpu tala yang telah bergetar sejak tepat setahun yang lalu, melalui getaran yang tanpa dosa boleh kita sebut: CINTA; dengan tanpa peduli siapa, apa dan bagaimana kita sebelum itu, sudah seharusnya kita menambah kesadaran bahwa, gelap ada karena ada terang, keduanya dipengaruhi cahaya, tinggi ada karena ada rendah, keduanya ditentukan ukuran, jauh dan dekat dalam kuasa jarak, berat dan ringan dalam genggaman gravitasi, dan kita berdua, melalui simbol penyatuan jasad yang bukan dosa, justru berpahala, perlu menyadari bahwa kita bukan dua malaikat, hanya dua manusia yang dipersatukan Tuhannya seluruh malaikat; satu langkah terlalu jauh untuk bayi yang baru belajar berjalan, tapi sungguh terlalu sangat dekat bagi pengelana, dimana justru satu langkah itu, bisa jadi adalah awal perjalanan panjang yang akan kita lewati; untuk mendaki gunung bahagia, kita sama sekali belum mencapai puncak, kalaupun kita samar melihat puncak itu, bukan berarti tak ada tanah yang lebih tinggi dari tanah yang kita pijak, kita baru saja melewati jalan setapak kearah sana, tapi kita akan perlu lebih mendaki, melewati tanah licin, untuk mempererat pegangan tangan kita, menjumpai jurang untuk saling menggandengkan tangan kita, bertemu binatang buas untuk saling bekerjasama, menapaki jalan terjal untuk saling bertukar beban, menyusuri jalan yang berliku agar kita tetap bersama, merasakan duri supaya kita saling mengobati, melewati badai agar bisa saling membelai, merasakan deras hujan sehingga kita dapat saling menghangatkan,terserang panas dan dingin, agar saling menguatkan; maka izinkan suamimu ini untuk memegangmu lebih erat, mendekapmu lebih dalam, meminjam bahumu untuk bersandar, dan kusediakan tanganku untuk mengusap air matamu, membelai rambutmu untuk menenangkanmu, senyumku untuk ceriamu, dan hatiku bagi bahagiamu; karena kita bukan pemilik kebahagiaan, kita bisa memancing datangnya kebahagiaan itikaf dihati kita; maaf untuk setiap salah, terima kasih untuk semuanya; semoga Allah menambahkan kebaikan kita dan memberikan kebaikan yang melekat pada kita; semoga Allah mengurangi keburukan kita dan melindungi kita dari keburukan yang melekat pada diri kita; semoga Allah memberkahi kita dan mengumpulkan kita dalam kebaikan; semoga Allah meridhai kita~ (raicha, 261008 – 261009) selamat ulang tahun pernikahan kita yang pertama; semoga keberkahan tercurah pada setiap jiwa yang ikhlas mendoakan saudaranya; semoga setiap do’a yang terpanjatkan, Allah membalas dengan yang lebih baik dan lebih banyak~

1st building:

three floor, the price : 99 billion rupiah;

1st building

Image004

2nd building:

the price :i havent knot yet, may be because they are busy in ramadhan month to syawal, they dont repley my calling;

Image006

3rd building :

the price, i havent know yet;

the location , near around campus;

http://wikimapia.org/#lat=-7.7863645&lon=110.3927547&z=18&l=0&m=b

Image007

the 4th building:

the price : 14 billion for a year;

the location, near from railway, that at the time we pass in front of this building when we bought Jilbab /hijab ;

http://wikimapia.org/#lat=-7.7881982&lon=110.3937095&z=18&l=0&m=b

enough for 10 – 15 units;

Image008

Image009

Image010

You can consider which one you like and you select ;

after idul fitri, insyaAllah, i can check for the detail;

according to my opinion, the lastbuilding is reasonable;

Kamis, 4 Oktober 2007, Masjid gedhe kauman, pasangan muda-mudi mengetuk pintu neraka, berduaan di alun-alun utara, menutup pintu surga dengan tidak ikut shalat tarawih;
Jalan seturan, spanduk: Dengan datangnya bulan ramadhan kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan, semoga dengan berlalunya ramadhan tidaklah kemudian iblis memasang spanduk dihati kita yang berbunyi:Dengan berlalunya ramadhan kita turunkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

Jika ramadhan adalah camp pelatihan, maka 11 bulan berikutnya adalah medan pertempuran sesungguhnya. Setelah berpeluh keringat selama berlatih, janganlah sampai berdarah-darah noda dosa dan maksiat ketika bertempur.

Jika ramadhan adalah ujian akhir semester, maka seorang yang dinyatakan lolos sebagai mahasiswa universitas ramadhan, salah satu parameternya adalah meningkatnya keimanan dan bertambahnya ketakwaan, yang dengan itu berarti dia naik semester selanjutnya, dengan kemampuan dan pengetahuan lebih, yang tentunya diikuti dengan tingkat ujian yang lebih pula pada semester berikutnya, yaitu 11 bulan setelah ramadhan, dimana hasilnya akan diuji pada ramadhan tahun depan. Salah satu indikasi pula, bahwa seseorang telah lulus melewati madrasah ramadhan adalah bahwa kualitas keimanan dan ketakwaan setelah ramadhan lebih baik daripada sebelum ramadhan,salahsatu syarat dikatakan lebih baik, adalah dapat dipertahankannya kualitas tersebut pada bulan-bulan selanjutnya setelah ramadhan. Sehingga setelah ramadhan berlalu, kualitas keimanan dan aktivitas ketakwaan minimalnya sama. Jika tidak demikian, perlu dievaluasi dan instrospeksi diri, apakah kita layak dikatakan telah lulus melewati pelatihan maupun ujian ramadhan tahun ini?
Dengan pemaknaan ini diharapkan tahun demi tahun, ramadhan demi ramadhan yang kita lewati, merupakan estafet peingkatan kualitas diri untuk semakin dekat dengan Allah, semakin dalam keimanan menancap dan bersemayam dihati kita, semakin terbang meningginya kualitas ibadah kita, semakin menghilangnya ego, perilaku dosa dan maksiat. Sehingga semakin kita dekat dengan ridha Allah, semakin kita didekatkan pada pintu surga dan dijauhkan dari pintu neraka, amin~